TAK ADA KEBERHASILAN TANPA PERJUANGAN

sahabatgurusuperindonesia.com ~ ~ ~ Tak ada Keberhasilan Tanpa Perjuangan

 

Kita sering mendengar dan melantunkan kata “ Tidak ada keberhasilan, tanpa perjuangan. Berakit rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Tidak ada uang, tidak ada saying”,  dan yang lainnya.  Hal ini merupakan cermin dalam kehidupan yang kita jalani bahwa untuk mendapatkan sesuatu harus kita upayakan, harus kita perjuangkan, tanpa mengenal kata lelah. Kita harus menanam terlebih dahulu, baru memetik hasilnya. Sangat setuju dengan kata “Yang menabur pasti akan menuai”. Kita harus berbuat baik terlebih dahulu, untuk mendapatkan pahala. Kita harus bekerja terlebih dahulu, untuk mendapatkan upah atau bayaran. Besar kecilnya hasil tentu sepadan dengan besar kecilnya usaha yang kita lakukan. Semakin maksimal kita mengerjakan sesuatu maka semakin besar harapan kita untuk memperoleh hasil. Dalam dunia pendidikan kita mengenal istilah “long life education”, artinya selama hayat masih di kandung badan, kita harus berjuang untuk mendapatkan apa yang kita inginkan.

Perjuangan tentu kita harus temukan suatu spirit dan kegigihan yang luar biasa agar terus tancap gas sampai mendapatkan yang kita inginkan. Biarpun jatuh, bangun lagi. Biarpun gagal, coba lagi. Biarpun patah, sambung lagi. Intinya tetap berusaha terus menerus walau kemudian orang berkata “gagal maning-gagal maning”.

Satu hal yang perlu menjadi catatan kita adalah sesuatu menjadi semakin berharga ketika kita perjuangkan dengan mati-matian. Demikian pula sebaliknya, segala sesuatu yang kita peroleh dengan mudah, akan menjadi kurang bernilai.

Jadi esensi usaha kita ada pada diri kita. Seberapa jauh, seberapa besar, seberapa kuat keterlibatan kita dalam sebuah usaha akan menjadi tolok ukur suatu keberhasilan usaha kita. Saat menanam adalah saat-saat yang penuh dengan keprihatinan, kepahitan, dan penuh dengan kesakitan. Maka istilah yang pas adalah nikmati prosesnya sehingga akan berjalan seperti lebih cepat.

Yang harus kita pahami bahwa untuk mencapi sesuatu kita harus menanggung resiko. Contoh, untuk memperoleh uang, kita harus menanggung resiko kehilangan uang. Ketahuilah bahwa Pemenang menderita lebih banyak kekalahan dari pada pecundang namun karena terus bermain dengan kekalahan pada akhirnya akan menjadi pemenang sejati.

Tidak ada pekerjaan tanpa risiko karena kenyataannya demikian. Bermain seaman apapun tetap akan ada masalah yang timbul. Hukum kehidupan memang seharusnya membuat kita terus berhati-hati dan penuh kewaspadaan.

Hal yang terpenting dalam menghadapi kegagalan adalah kita bisa memanaj risiko yang kita hadapi. Risiko yang muncul harus kita sikapi sebagai bagian dari perjalanan menuju keberhasilan. Hampir tidak ada perjuangan tanpa ada risiko. Demikianlah adanya dalam sebuah kehidupan.

There is no way we can gain more without risking more/tidak ada acara untuk mendapat keuntungan yang lebih tanpa risiko yang lebih.  Kita harus mampu menganalisis kesempatan kemudian menghitung kesempatan sehingga kita juga bisa menangkap kesempatan yang ada.

 “Meraih sukses seperti kita pergi ke sebuah tujuan. Ke mana pun kita pergi, sejauh apa pun kita, selalu diawali dengan satu langkah kemudian diikuti oleh langkah-langkah berikutnya”.

Visit/Kunjungi : you tube : sam badar

 

http://sambadar65-qlm.blogspot.com/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *