MEMBENTUK POLA PIKIR BARU

sahabatgurusuperindonesia.com ~ ~ ~ Membentuk Pola Pikir Baru

 

Tujuan utama dari Membentuk pola piker baru adalah agar kita terus mampu mengikuti perkembangan pada berbagai bidang yang begitu cepat. Pola pikir kita membentuk kehidupan kita dan menarik kepada diri kita hasil-hasil yang merupakan refleksi pasti pola pikir itu sendiri, pertanyaannya seberapa pentingkah kita harus terus memperbarui pola pikir kita?

Contoh nyata, ada pengalaman yang baru saja saya dapatkan, saya diundang oleh pakar hypnotis. Yang mana pada saat sebelum ketemu Pakar dimaksud, saya masih berpedoman pada hal-hal yang memang saya miliki dan yakini. Namun setelah bertemu dan saling mengisi ternyata saya merasakan bahwa membentuk pola pikir baru itu sangat diperlukan. Contoh hal baru dalam praktik hypnotis, dengan membuktikan seseorang bisa melupakan sesuatu pada keadaan seperti keadaan sadar tanpa harus seperti tidur, ini hal baru yang kemudian bisa membuka kita pada pola piker baru. Hypno dengan keadaan seperti saat sedang berdiskusi sekarang, itu sangat bisa.

Kita mesti percaya dengan apa yang kita percayai akan terjadi, benar-benar terjadi. Itu mendekati, bereaksi, dan pada kenyataannya menciptakan dunia kita berdasarkan pola pikir individual kita sendiri. Pola pikir kita memberitahu bagaimana permainan hidup ini harus dimainkan dan mengatur apakah kita memainkannya hingga berhasil atau tidak.

Pola pikir kita disebut paradigma berpikir kita adalah jumlah total keyakinan, nilai, identitas, harapan, sikap, kebiasaan, keputusan, pendapat, dan pola-pola pemikiran kita dalam kehidupan sehari-hari. Sangat betul bahwa pola pikir itu sudut pandang kita terhadap suatu hal. Pikiran adalah magnet yang sangat kuat bagi diri kita. Sadar atau tidak kita terkadang menyepelekan pikiran sendiri sehingga kita tidak maksimal menggunakannya untuk sesuatu yang lebih besar lagi.

Kita menciptakan pola pikir kita sendiri, tetapi pada saat yang sama, pola pikir kita menciptakan diri kita. Joel Arthur Barker, menulis dalam paradigma, “Mengabaikan kekuatan paradigma untuk memengaruhi pendapat kita berarti menempatkan diri kita dalam risiko ketika menjajaki masa depan. Agar mampu membentuk masa depan, kita harus siap dan mampu mengubah paradigma kita”.

Kita dapat mempercayai apa pun yang ingin kita percayai, dan kita dapat menemukan banyak bukti untuk mendukung keyakinan atau pola pikir apa pun yang kita pilih. Jadi kita juga dapat memilih keyakinan yang memperkuat dan menggerakkan untuk maju.

 William James, Bapak psikologi modern, berkata, “Yakinlah bahwa hidup Anda berharga maka keyakinan Anda akan menciptakan faktanya.”

Agar berhasil terhadap hal yang diinginkan, kita perlu memahami pola pikir kita. Jika tidak mengetahui pola pikir sendiri, kita tidak dapat melakukan apa pun terhadapnya, jika ingin mengubah hasil-hasil yang kita inginkan, kita harus mengubah pola pikir.

Setidaknya ada 3 O untuk membentuk pola pikir kita agar bisa makimal. O, yang pertama. Open mind (Kita harus terbuka dengan apapun, tak usah malu jika kita memiliki kekurangan terhadap suatu hal untuk menyampaikannya kepada yang lain). Kita juga harus bisa belajar dari siapapun karena sungguh kita itu unik, pasti memiliki kemampuan yang berbeda. Jika ketemu anak didik yang beraneka ragam mestinya diterima dengan baik karena memang berbeda cara pandang dan kemampuannya.

O,yang kedua open possibilities (terbuka dengan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi ke depan. Jadi jangan pasrah begitu saja. Jika kita berupaya maksimal bisa dipastikan hasilnya akan lebih baik namun jika hasil belum sesuai harapan kita mesti lebih professional. Kita yakin dengan kemungkinan yg akan terjadi pada diri kita. O, yang ketiga. Open opportunities (terbuka dengan kesempatan keberuntungan terbaik ke depannya. kita yakin bahwa apapun yang kita upayakan pasti akan ada hasilnya. berharaplah pada upaya maksimal kita, jangan pernah berharap besar ketika kita tidak melakukan dengan maksimal).

 “Cara membentuk pola pikir”, dengan kata PIKIR.

  1. Huruf P.

Pergeseran cara berpikir. Pergeseran pola pikir berarti berubah dari satu pola pikir kepada pola pikir yang lain. Dalam Ilmu Sukses, ini berarti beralih dari satu pola pikir yang menghalangi keberhasilan ke cara berpikir yang mendorong dan menarik keberhasilan. Ketika menggeser pola pikir, kita beralih ke sebuah permainan baru dan seperangkat aturan yang baru. Ketika permainan kita dan aturan berubah, seluruh dunia kita mulai berubah. Kita mulai mengeluarkan energi yang berbeda sehingga kita menarik jenis orang-orang dan situasi yang berbeda ke dalam hidup kita.

  1. Huruf I

Inner Energy. Oliver Wendell Holmes pernah berkata, “Pikiran manusia yang dibentangkan ke sebuah gagasan baru tidak pernah kembali ke dimensi asalnya.” Kita memilki daya yang sangat kuat yang ada dlm diri kita. Untuk memberikan hasil yang dramatis dan permanen, kita harus mengubah cara berpikir. Jika tidak ada pergeseran pola pikir, setiap perubahan atau perbaikan hanya akan bersifat minimal dan/atau berjangka pendek. Maka manfatkan potensi yang ada pada diri kita semakimal mungkin.

  1. Huruf K.

Keep our unconsious mind. Beri kesempatan dengan baik untuk mengunakan bawah sadar kita. Karena pola pikir kita berada dalam pikiran bawah sadar. Pola pikir terus mengekspresikan diri dan menggerakkan hasil-hasil kita tanpa bantuan pikiran sadar sampai diganti secara sengaja. Seringkali, kita bahkan tidak menyadari keberadaan mereka, tetapi mereka aktif di dalam pikiran bawah sadar dan mendikte tingkat keberhasilan sampai kita dengan sadar menggantinya.

  1. Huruf I.

Inspiration. Buatlah pola pikir kita senyata, sekonkret, dan sekomprehensif mungkin. Ini berarti menuliskannya dengan tepat sebagaimana yang kita inginkan. Keyakinan baru apa yang ingin kita jalani? Sikap atau pendapat baru apa yang ingin kita terapkan? Kebiasaan mental dan pola baru apa yang akan bermanfaat untuk dimasukkan ke dalam hidup kita? Dengan itu semua maka akan jelas kita merabanya atas apa yg kita inginkan.

  1. Huruf R.

Reminder. Berpikirlah secara tidak terbatas. Biarkan diri kita membayangkan masa depan dan sikap kita terhadap diri sendiri, orang lain, dan bagaimana dunia bekerja tepat seperti yang kita inginkan. Jangan sekadar berusaha mendapatkan apa yang kita pikir dapat kita peroleh. Wujudkan kehidupan yang benar-benar kita inginkan.

William James, Bapak psikologi modern, berkata, “Yakinlah bahwa hidup Anda berharga maka keyakinan Anda akan menciptakan faktanya.”

Visit/Kunjungi You tube : sam badar

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *