UNIVERSITAS KEHIDUPAN

sahabatgurusuperindonesia.com ~~~ Kehidupan Adalah Guru Sesungguhnya

 

Ketika kita memahami bahwa ternyata kita masih terus belajar dalam Universitas kehidupan, maka sungguh kita ingin lulus dengan nilai yang sangat memuaskan.  Sangat betul bahwa sekolah memang tempat menuntut ilmu, sekolah juga bisa membentuk kepribadian yang kuat, meningkatkan SDM, dan mampu menaikkan derajat seseorang, prestasi, dan tingkat status sosial. Namun ternyata sekolah formal saja tidak cukup untuk hidup bebas dengan pilihan-pilihan yang sesuai harapan. Kualitas tidak selalu ditunjukkan dengan keberhasilan dalam dunia pendidikan bahkan pada kasus tertentu pendidikan formal tidak banyak manfaat. Dalam dunia nyata di mana dinamika kehidupan terjadi, kita akan ditempa dengan pembelajaran nyata, bukan sekadar teori. Dari situ akan banyak pembelajaran yang akan mengubah sudut pandang kita. Oleh karenanya kita harus sadar sesadar-sadarnya bahwa kita harus terus mengubah mind set kita ke arah yang lebih baik.

Kita harus memotivasi diri kita agar istiqomah melakukan seperti yang kita sarankan pada yang lainnya. Orang barat mengatakan We are what we think/ apapun akan terjadi jika kita mau melakukannya. Sadarkah kita bahwa perubahan zaman memaksa kita mau tidak mau kita harus terlibat di dalamnya dan harus menjadi agen perubahan itu sendiri. Hal itu menjadi salah satu pembelajaran dalam universitas kehidupan yang sedang kita jalani.

Jika kita memandang ke depan dengan semangat, rasa bosan akan tereliminir. Ekstrimnya kita katakan bahwa tiap pagi masih diberi waktu olehNya untuk bisa melihat sang matahari maka mengapa tidak dijemput dengan penuh optimis. Berubah adalah bertumbuh, bertumbuh adalah berkembang. Bertumbuh adalah jalan menuju kehidupan yang lebih baik, lebih bermakna baik untuk diri sendiri maupun yang lainnya dan ujungnya lebih memberi warna keberhasilan dan kebahagiaan.

Banyak hal kita dapatkan dalam universitas kehidupan yang membuat kita semestinya memahami esensi perubahan dalam kehidupan yang sesungguhnya. Hal yang sangat tidak kita sadari adalah minimnya kesadaran akan perubahan yang telah menjadi sebuah dilema kehidupan yang mengakar dan membudaya sehingga jangankan mengubah sebuah kelompok, sebuah tatanan terkecilpun bisa jadi kita tidak bisa mengubahnya. Persoalan lain adalah kebanyakan kita tidak mengetahui di bagian mana kehidupan harus diubah. Pada sisi mana ia harus bertumbuh?.

Kali ini kita ingin mengetahui pada bagian mana yang harus diubah. Dengan demikian kita menyadari setiap kelemahan dan kekurangan yang ada sehingga kita siap memperbaiki dan melakukan perubahan yang kita inginkan. Cepat atau lambat perubahan pasti menghampiri kita maka bersiaplah untuk menjemputnya agar tidak terlewatkan begitu saja. Semoga kita telah berhasil mengalami transformasi diri dan berani bangkit. Kita telah benar-benar merasakan sebuah perubahan nyata dalam hidup ini.

“Selama seseorang tidak mengetahui apa yang tidak ia ketahui, ia tidak bertumbuh”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *