Jadilah diri sendiri #1. Motivasi SGSI

sahabatgurusuperindonesia.comJadilah diri sendiri

 

Sepertinya agak aneh ketika kita mengimajinasi diri kita adalah si A, B atau C. Sungguh tidak akan pernah bisa sebab saya, ya saya anda ya, anda, istilah kerennya , “I am what Iam, you are what you’re”. Memiliki kepercayaan diri sebenarnya modal besar yang kita miliki untuk menjadi apapun yang kita inginkan. Kita sadar bahwa setiap kita memiliki kekurangan dan kelebihan, namun janganlah kita berfokus pada kekurangnan kita, fokuslah pada kelebihan yang kita miliki.  Tumbuh kembangkan dengan istiqomah kelebihan yang kita miliki. Para Pakar memberikan warning pada kita bahwa kita sebenarnya orang yang menidurkan potensi dahsyat yang kita miliki. Bisa kita bayangkan bahwa otak manusia jika dipecah beratnya hanya 1 kg saja, namun kapasitasnya adalah perjalanan bumi sampai ke bulan 14 x pergi pulang, sekali jalan 280.000 km. Sungguh dahsyat kapasitas otak kita. Mestinya tidak ada alasan untuk tidak bisa meraih sesuatu yang diinginkan. Sebuah pertanyaan timbul “ Mengapa banyak dari kita  tidak berkembang maksimal?. Jawabnya “ karena kebanyakan dari kita menidurkan potensi dahsyat yang kita miliki. Coba kita tengok , kelebihan apa yang kita miliki saat ini, kemudian pertajam latihlah terus maka bisa terlihat. Jika sudah terlihat coba tingkatkan lagi latihannya sehingga menjadi mahir. Latihan + latihan = MAHIR.

Jadikan kata MAHIR memotivasi dan menginspirasi  untuk bisa menjadi diri kita sendiri untuk menunjang suksesnya sesuatu yang kita ingin gapai.

M = Managing the time well ( Memenej wktu yang kita miliki dengan baik)

A = An easy person ( Pribadi yang mampu memudahkan segalanya)

H = High integrity ( Pribadi yang memiliki integritas yang tinggi)

I =  Individualism ( Mampu berdiri sendiri dalam hal apapun)

R = Resiliency ( Cepat bangkit dari keterpurukan)

SamBadar

3 Replies to “Jadilah diri sendiri #1. Motivasi SGSI”

  1. I agree Master.
    Dalam hidup yang terpenting bahwa kita harus mampu mengembangkan potensi positif yang dimiiliki kita sebagai pemberian dari Yang Maha Kuasa.

    Usaha atau ikhtiar untuk mengembangkan potensi itu haruslah sesuai dengan kemampuan kita. Karena Allah Ta’ala tidak akan merubah suatu kaum kalai dia sendiri tidak mau berusaha untuk merubahnya.

    Mari merubah hidup kita dengan kebenaran hakiki untuk menuju hidup yang abadi. Semua akan memetik hasil dari potensi diri tatkala hidup di duniawi untuk dievaluasi di ukhrowi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *